Cara membuat daging supaya empuk dan tidak alot
Ada beragam jenis daging yang bisa dikonsumsi, mulai dari daging kerbau, sapi, kambing, bebek, ayam kampung, dan lain sebagainya. Namun biasanya tantangan yang sering ditemui saat mengolah daging ini adalah, bagaimana cara membuat daging supaya empuk dan tidak alot?
Cara paling mudah dalam membuat daging empuk saat diolah adalah dengan membiarkannya layu dan menyimpannya di dalam freezer, mungkin kita berpikir bahwa membuatnya beku akan menyulitkan kita saat mengolah, namun ternyata daging beku yang sudah disimpan di dalam freezer lebih mudah empuk saat diolah ketimbang daging segar yang baru saja dipotong. Selain itu untuk mendapatkan daging yang empuk, ketika memasak Anda bisa memotong daging tersebut dengan ukuran kecil-kecil dan memasaknya dalam waktu lama atau bisa juga dengan cara menggunakan panci presto, tetapi tentu saja cara-cara tersebut akan berpengaruh pada cita rasa, tekstur, dan kelembutannya.
Ada baiknya Anda bisa mencoba beberapa cara alami dari Luvizhea.com untuk mendapatkan daging yang empuk, beberapa cara dibawah ini tidak hanya mengempukkan daging tersebut, tetapi juga menjadikan rasanya lebih gurih dan rasanya juga lebih kuat saat diolah.
Mengempukkan daging dengan pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain yang
dapat mengempukkan daging. Caranya mudah saja, cukup meremas-remas daun
pepaya muda hingga keluar getahnya, kemudian gunakan untuk membungkus
daging, diamkan selama kurang lebih 30 menit, setelah itu daging dicuci
bersih, tiriskan, dan siap diolah. Cara ini cocok untuk masakan daging
yang dibakar seperti sate atau steak.
Selain daun Anda bisa juga menggunakan buah papaya yang masih muda direbus bersamaan dengan daging.
Buat Anda yang tidak ingin repot, dewasa
ini seiring perkembangan kuliner, sudah tersedia bubuk instant yang
fungsinya untuk mengempukkan daging. Bubuk ini umumnya mengandung enzim
papain yang diekstrak dari getah pohon pepaya. Cara penggunaannyapun
cukup mudah, setelah daging dicuci bersih, daging cukup ditaburi dan
diremas-remas dengan bubuk tersebut, dan diamkan selama beberapa saat,
maka daging akan jauh lebih empuk. Bubuk papain ini dapat ditemukan di
supermarket dalam bentuk kemasan.
Baca juga: Cara menghilangkan rasa pahit daun papaya.
Mengempukkan daging dengan nanas
Nanas mengandung enzim bromelin, yang
cara kerjanya sama dengan enzim papain pada pepaya. Enzim bromelin ini
dapat menguraikan serat-serat daging sehingga menjadi daging lebih empuk
saat diolah. Sebenarnya kulit nanas terbukti cepat mengempukkan daging,
tetapi apabila Anda ragu akan kehigienisannya, Anda bisa menggunakan
parutan dari nanas muda. Untuk 1 kg daging biasanya cukup menggunakan
sekitar 250 gr nanas yang telah diparut. Caranya parut nanas lalu
balurkan ke daging, diamkan selama sekitar 45 menit, lalu bilas daging
hingga bersih dengan air mengalir, tiriskan, dan daging siap diolah.
Cara ini cocok untuk daging yang akan dimasak dengan cara ditumis atau
dibuat sayur.
Mengempukkan daging dengan kiwi
Salah satu buah yang juga bisa
mengempukkan daging adalah kiwi. Kiwi mengandung enzim actinidin yang
mampu membuat daging menjadi cepat empuk. Caranya dengan meremas-remas
dan mengoleskan buah kiwi yang sudah hancur ke potongan daging yang akan
dimasak. Untuk 1 kg daging biasanya diperlukan 1 hingga 1 ½ butir kiwi
dan diamkan selama 1-2 jam sebelum diolah.
Mengempukkan daging dengan pisang
Alternatif lain untuk membuat daging
empuk bisa dengan cara memanfaatkan kulit pisang. Kandungan bahan aktif
alami di dalam kulit pisang ini ternyata bisa membantu menguraikan
protein dalam daging sehingga daging bisa lebih cepat empuk. Hebatnya
lagi, kulit pisang juga membuat daging yang diolah tidak kering dan
tentu saja tidak merubah cita rasanya.











































